Penolakan Adalah Sebuah Pembelajaran, Apa yang Harus Anda lakukan ?

May 30, 2009 by Irwan Santika

kerjasama-msantikaSebagian besar dari kita berpikir bahwa kata penolakan adalah sesuatu yang harus dijauhi atau dihindari, tetapi jika Anda hanya berpikir tanpa bisa memahami dan menyikapi secara menyeluruh, kata tersebuat akan menjadikan sesuatu hal yang mengerikan dan menakutkan yang akan menambah beban pikiran dan menciutkan semangat.

Jika Anda menganggap penolakan sebagai musuh yang harus Anda perangi, akan ada konflik besar yang terjadi dalam diri Anda, sebuah peperangan yang tanpa Anda sadari.

Anda harus memiliki cara berpikir yang berbeda, pemikiran yang mengubah rintangan menjadi peluang.

  • Anda harus merangkul kenyataan bahwa akan banyak kata penolakan lebih dari yang Anda harapkan. merangkul penolakan berarti mengantisipasi, menghargai, menghormati dan gigih untuk mengatasinya. Dengan begitu Anda siap untuk mengatasinya.
  • Anggap penolakan sebagai batu loncatan bagi Anda dalam menemukan strategi baru dan mematangkan nilai produk yang Anda miliki agar dapat meminimalkan penolakan selanjutnya.
  • Jika Anda mengalami perbincangan yang alot dalam menawarkan produk dan Anda mempersiapakan diri untuk menghadapi penolakan berarti Anda akan siap mengantisipasi perlawanan, mengantisipasinya lebiha baik daripada Anda menghindarinya.
  • Menyadari dari awal tentang sebuah penolakan bahkan bisa disebuat menyambutnya akan memberikan kekuatan bagi visi Anda dan membuat Anda lebih gigih untuk meraih kesuksesan.
  • Berpikir bahwa sesuatu akan berhasil memang penting, tapi lebih penting bahwa ketika ada masalah, Anda akan baik-baik saja dan berpikir bahwa Anda pasti survive dan terus maju.
  • Rubah kata penolakan menjadi sebuah pertanyaan yang Anda teruskan dengan informasi dari penguasaan produk yang Anda miliki, beberapa contoh :

Orang lain : ” Saya sudah pernah mencobanya dan saya tidak akan melakukannya lagi “

Anda : ” Bisakah Anda bercerita kepada saya masalah yang Anda miliki?.”

Orang lain : ” Saya tidak membutuhkan produk/ide Anda.”

Anda : ” Apakah Anda memiliki waktu untuk membicarakan ide lain yang barangkali sesuai dengan kebutuhan yang perlu Anda tunjukan?”

Orang lain : ” Saya terlalu sibuk.”

Anda : ” Kapan waktu yang tepat bagi Anda?.”

Orang lain : “Lupakanlah.”

Anda : ” Itukah jawaban terakhir Anda?.”

Orang lain : ” Ini bukan priorits bagi saya.”

Anda : ” Dalam hal ini, apa yang dilakukan oleh pesaing Anda?.” ( kita meberikan solusi apabila produk kita bukan sebagai perioritas bagi mereka) Thomas L Harrison ” Misteri Insting Manusia”

Teruskan pertanyaan Anda dengan informasi dari penguasaan produk yang Anda miliki, perjelas dan arahkan pada manfaat yang akan di dapat.

Itulah yang menjadikan alasan Anda bahwa penolakan bukan sesuatu yang harus Anda hindari tetapi sesuatu yang harus Anda pelajari. Hal itu tidak hanya memberi Anda peluang untuk menjawab keberatan konsumen tapi hal itu akan memberi lebih banyak informasi yang dapat membantu Anda untuk mengetahui cara menghadapi masalah yang sama pada kunjungan berikutnya.

” Pahami dan Kuasai Produk Yang Anda jual ”

Stop Dreaming Start Action

grow up your mind power

  • Share/Bookmark

Comments (70)

 

  1. penolakan memang menyakitkan…. akan tetapi kita dapat belajar dari penlolakan adar jadi sebuah PENERIMAAN.

    salam kenal mas… oh ya… boleh berbagi link? :D

  2. David says:

    Memang penolakan selama ini dianggap sesuatu yang menyakitkan, tapi perlu kita lihat hal tersebut terjadi karena dilihat dari sisi negatif. Tetapi kalau kita melihat segala sesuatu dari sisi positif , maka semua yang dianggap orang lain sebagai jebakan/sesuatu yang tidak membawa keuntungan, bagi kita yang positive thinking bisa menjadi “The Great Opportunity. …!!!”

    • nice thinking, pemikiran Anda akan melahirkan sesuatu yang sangat besar, sukses :-)

      • djoelie says:

        Dari tulisannya mas Irwan memang suka tantangan dan membuktikan hal yang berbau negatif ( penolakan ) menjadi positif, saya setuju. Terimakasih sdh mampir di beginning blog saya. ditunggu saran dan kritiknya.

  3. Faktanya PENOLAKAN sebagian besar akan menumbuhkan rasa kurang percaya diri. Lalu diikuti dengan fokus pada PENOLAKAN itu. Berikutnya tensi rasa kurang percaya diri akan naik menjadi berlipat-lipat. Dan hasil akhirnya adalah PENOLAKAN PADA DIRI SENDIRI.

    Ending tersebut sangat berbahaya bagi kelangsungan bisnis karena bisa jadi PENAWARAN akan berhenti sampai di situ. Jika PENAWARAN berhenti, berarti itu menjadi titik awal tragedi tumbangnya sebuah BISNIS.

    ***
    Pernahkah kita berpikir bisnis yang menurut kita sudah besar dan eksis masih terus saja melakukan PENAWARAN. Sebut saja Brand ROKOK, Brand Provider Telepon Seluler, dll.
    Apa yang sesungguhnya mereka inginkan, toh produk mereka sudah terkenal dan familiar di benak publik dan menjadi konsumsi setengah primer. Tentu saja ada banyak alasan untuk itu.
    Tapi yang pasti, PENAWARAN secara maraton dan berkesinambungan hanya bertujuan pada satu muara yaitu ” YA, SAYA AKAN BELI PRODUK ANDA ”

    Jika muara itu belum ditemukan, tidak ada kata BERHENTI atas sebuah PENAWARAN.

    Nice article, Mas Irwan.
    Tetap semangat, Terus ACTION, dan…
    Salam Istimewa!

  4. Asrul F says:

    Mas irwan, sya sudah order untuk pembuatan web dan sya juga sdh transfer untuk tolong dibuatkan dengan nama domain dan hosting berbayar.

    Tolong dibantu ya :-)
    terima kasih

  5. penolakan? itu mah kucing mas.. bukan macan bukan singa.. siapa takut??

  6. M. Ansori says:

    Penolakan bisa kita anggap sebagai pil pahit yang bisa menyembuhkan penyakit-penyakit kita.

  7. tom says:

    betul sekali……..
    tapi saya sudah kebal karena sudah biasa ditolak cewek. he..he..he…
    salam kenal untuk semua……..

  8. arief Y says:

    Memang Penolakan, Jika disikapi Positif akan membuat kita lebih Dewasa lagi, lebih tangguh

    tetapi jika yang timbul Negatif Maka, Kerdilah kita
    Sip Kang Irwan, Thanks

    MOTEKAR Ramadhani
    BERANJAKLAH

  9. Dimas says:

    Penolakan merupakan fakta yang tidak bisa dihindari pebisnis manapun.

    Penolakan = pikiran negatif -> selalu menjauhkan diri dari kesuksesan dan mendekatkan diri menuju kegagalan total

    mustinya penolakan disikapi positif serta mencari solusi yang tepat dari berbagai pihak yang membantu.

    Gimana mas?

  10. Ardy Pratama says:

    penolakan bkanlah akhr dri sglanya.. Wkwkwkw… Klo sya sih biasanya pndktan prsonal dlu mas, stlah itu pnwaran :p

  11. evy says:

    Iya,setuju mas Irwan:)
    Penolakan itu emang menyakitkan tetapi jika kita bisa berpikir positif pasti akan jadi kekuatan untuk lebih baik lagi bagi kita:)
    Salam persahabatan

  12. mikro says:

    cinta di tolak… produk ditolak… ide ditolak…
    waduh sakitnya

    mudah2an doa tidak ditolak.. aamiin

    tetap semangat selalu!

  13. mama says:

    Penolakan mmg sesuatu yg sangat menyakitkan mas, tp betul yg mas irwan katakan bahwa kita harus memiliki cara berpikir yang berbeda, intinya kita mesti “berjiwa besar” ya mas? thx atas artikelnya, benar2 bermanfaat :D

  14. wah..wah…., sungguh mas Irwan ini jauh melesat ke atas sana…..

    luar biasa mas………..
    Terimakasih mas …

  15. ditunggu artikel baru mirasantika…wakakka

  16. Investasi says:

    minta izin coment mas
    bagi saya penolakan adalah bagian dari kesuksesan , di dunia nyata salesman misalnya tidak ada penolakan yang ada pembelian cash atau tempo, thanks

  17. dela john says:

    Mas saya pernah dapet hukum rata-rata gini :

    semakin banyak orang berkata tidak maka semakin banyak pula orang yang berkata ya

    mas irwan, kira2 maksud jelasnya apa ya? mungkin temen2 yang lain?

  18. dela john says:

    mas 25 menit lagi umur saya nambah 1 tahun,.. doakan mas mudah2an bisnis saya lancar dan minim penolakan,.. saya juga selalu mengharap kerjasamanya,.. dan maaf sudah bayak merepotkan,… salam sukses selalu

  19. zams says:

    Selagi kita berkecimpung dalam usaha wiraswasta dan netpreuner, pastinya penolakan harus dijadikan lumrah, namun juga kalo prosentae penolakan sangat tinggi, perlu dipertanyakan? kenapa bisa terjadi?

  20. f says:

    berlapang dada saja jika ditolak.

  21. Ahmad says:

    Penolakan harus kita jadikan cambuk untuk lebih giat lagi dalam berusaha, dan cermin untuk mengevaluasi dir kita.

    Great posting bro

  22. PENOLAKAN? wah harus terbiasa mas…biar ngga kaget lagi apalagi sampai desperate….sangat berbahaya…
    so, maju terus…
    salam….

  23. Penolakan sekarang adalah penerimaan dari lainnya…heheh..makanya kalo ditolak maju terus saja, nantikan yang ada yang terima lainnya.. :)
    Nice post mas,

    salam sukses

  24. Sumartono says:

    Penolakan terjadi akibat kita salah dalam mensisir segmen pasar. Tapi bisa dijadikan hikmah bahwa dari penolakan ini, maka disisi lain berarti kita sedang menciptakan segmen pasar baru yang akan bermanfaat untuk jangka panjang bisnis kita.

  25. Fikar says:

    Lam kenal…Mas Irwan.
    Lebih baik ditolak daripada tidak melakukan sama sekali.

  26. wellsen says:

    Penolakan adalah sebuah pembelajaran..
    Belajar penyebab kita ditolak..
    Dan belajar agar lain kali tidak ditolak lagi :)

    Salam sukses mas :)

  27. marurat.com says:

    penolakan adalah sebuah indikasi keberhasilan yang tertunda. penolakan dapat diambil menjadi sebuah hikmah bahwa kita masih memiliki kekurangan dibanding yang lainnya.

  28. ahmad wasim says:

    Sangat luar biasa Blog nya mas… Salam sukses!

  29. wah…kalo dari artikel ini saya teringat film jim carry judulnya “YES MAN!”

    yang harus terus bersikap OPTIMIS…heheh

    salam kenal ya…

    Luthfi Fuadi Majid
    BLOG | Affiliate Marketing Info

  30. Winarno says:

    Saya setuju dengan yang terakhir Mas. Jadikan penolakan untuk pelajaran berikutnya…agar kita bisa menjawab dan mempengaruhinya….

    Salam kenal dan sukses selalu

  31. Hey, great post, very well written. You should post more about this.

  32. Dimas says:

    Optimis juga perlu loh bila hadapi penolakan bertubi-tubi bak kena pukulan kombo.
    gimana mau hadapi kalo pebisnis lemah mental??
    jangan harap dapat untuk bagi bermental rendah.
    ingat, dunia bisnis lumayan kejam…

    ahiya, lagian musti ada kreatifitas merancang sales letter yang sederhana tetapi memikat tanpa adanya unsur pemaksaan ato intimidasi githuuu….

    kan…

    biar pelanggan balik lagi membaca sales letter yang enak dibaca kayak baca novel…

    ada ga seperti itu…?

  33. zee says:

    Saya sering berada dalam posisi Orang Lain, dan sebelum panjang lebar sementara saya sendiri tidak butuh dgn penawarn tsb, saya akan berkata singkat : “Maaf, saya tidak tertarik.” Dan biasanya mereka tdk bs bilang apa-2 lagi, langsung blg terima kasih dan pembicaraan pun berakhir. Apa yg seharusnya mereka katakan/lakukan bila ketemu orang yg spt saya, yg akan menjawab tidak tertarik? Kenapa tidak tertarik, Bu? Memang gak tertarik aja.

    • Dimas says:

      Ini sebuah penolakan yang sering dialami seluruh salesman.
      Kata-kata “Maaf, saya tidak tertarik” itu kata yang ampuh bagi orang lain membuat salesman atau kita yang mempromosikan bakal tidak terkutik. Hal ini terjadi karena hukum kebutuhan mereka.
      Bila tidak butuhkan bakal susah tawarkan produk.
      kan ada hukum kebutuhan manusia.
      Semakin tinggi yang dibutuhkan semakin mudah menawarkan produk. juga sebaliknya susah deh…

      salam…

      • sya dulu sering megalaminya mas, waktu itu saya pernah jdi salesman produk elektronik dan sya sering berkeliling menawarkan produk tersebut.

        Banyak sekali kata2 penolakan seperti itu, tpi sya bersukur, justru dri penolakan spt itu sya bisa belajar untuk bisa mengatasinya walupun jika org sdh tdk mau kita tdk bisa memaksakan juga. tpi setidak nya kita bisa berusaha sebelum kita menyerah dgn kata sekali penolakan.

  34. [...] **Pencapaian adalah sebuah titik akhir dari sesuatu yang kita bangun dan kita rencanakan semua terjadi karena ada sebab dan akibat, semua yang diatas bisa kita raih tentu karena kita punya sesuatu untuk memenuhinya, kita punya sesuatu untuk memenuhinya karena pasti ada yang kita lakukan, langkah yang kita lakukan bisa tepat apabila kita pintar, kita bisa pintar tentu pasti karena kita mau belajar. [...]

  35. Samiono says:

    Mas Irwan
    Cara pendekatan sangat menentukan. Lakukan survey, minimalkan ratio penolakan/penerimaan sampai mendekati nol. Baru penawaran dilakukan. Yakin: penolakan tak akan terjadi. Kalau toh terjadi, harus ikhlas namun segera koreksi ratio tersebut. he,he,he.

  36. Awaludin87 says:

    Penolakan ya? Hmm..memang kita harus berani merangkul penolakan, bukan menjauhi/menghindarinya. Saya setuju dengan mas irwan. Menurut saya, penolakan terjadi karena ketidakpahaman seseorang tentang sesuatu yang kita ajak ke dia..

Leave a Reply